TOMOHON, RMC - Ketua Komisi III DPRD Kota Tomohon Ir. Miky JL Wenur MAP memintakan pemerintah Kota Tomohon Untuk segera menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak akibat kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran Covid 19 di kota Tomohon hal ini disampaikan wenur lewat whatshap kepada redaksimanado.com senin (14/04) 2020
Kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran Covid-19 memberi dampak pada kelompok masyarakat tidak mampu, seperti pekerja harian, para pekerja dan pedagang informal, ojek, kusir, sopir dan lainnya. Mereka tidak bisa bekerja atau dipecat, tidak bisa berjualan, dan mencari nafkah karena pandemi Pandemi ini. "Kami minta pemerintah Kota Tomohon segera menyalurkan anggaran yang sudah disediakan untuk membantu rakyat tidak mampu," kata mantan ketua DPRD Kota Tomohon periode 2014-2019
"Memang disadari pendataan dan urusan administrasi lainnya memerlukan waktu Tapi harus diingat ada masyarakat yang sudah 1 bulan tidak mendapatkan penghasilan disebabkan kebijakan pemerintah untuk tetap berada dirumah saja untuk memutuskan mata rantai penyebaran covid-19 sehingga sebagai wakil rakyat sudah menjadi tugas saya mengingatkan dan mendesak pemerintah kota dalam rangka memperhatikan masyarakat Tomohon" urai Sekretaris WKI Sinode GMIM ini
Wenur juga berpesan kepada masyarakat "agar masyarakat tetap tenang, selalu mengikuti anjuran pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini, tetap tinggal di rumah, sering mencuci tangan, memakai masker kalau diluar rumah, dan selalu disiplin menjaga jarak fisik untuk menghindari penularan virus Corona. Kita bersama semua elemen masyarakat meningkatkan kedisiplinan, kebersamaan, dan gotong royong dengan pemerintah dalam mengatasi pandemik covid-19 ini,"
Kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran Covid-19 memberi dampak pada kelompok masyarakat tidak mampu, seperti pekerja harian, para pekerja dan pedagang informal, ojek, kusir, sopir dan lainnya. Mereka tidak bisa bekerja atau dipecat, tidak bisa berjualan, dan mencari nafkah karena pandemi Pandemi ini. "Kami minta pemerintah Kota Tomohon segera menyalurkan anggaran yang sudah disediakan untuk membantu rakyat tidak mampu," kata mantan ketua DPRD Kota Tomohon periode 2014-2019
"Memang disadari pendataan dan urusan administrasi lainnya memerlukan waktu Tapi harus diingat ada masyarakat yang sudah 1 bulan tidak mendapatkan penghasilan disebabkan kebijakan pemerintah untuk tetap berada dirumah saja untuk memutuskan mata rantai penyebaran covid-19 sehingga sebagai wakil rakyat sudah menjadi tugas saya mengingatkan dan mendesak pemerintah kota dalam rangka memperhatikan masyarakat Tomohon" urai Sekretaris WKI Sinode GMIM ini
Wenur juga berpesan kepada masyarakat "agar masyarakat tetap tenang, selalu mengikuti anjuran pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini, tetap tinggal di rumah, sering mencuci tangan, memakai masker kalau diluar rumah, dan selalu disiplin menjaga jarak fisik untuk menghindari penularan virus Corona. Kita bersama semua elemen masyarakat meningkatkan kedisiplinan, kebersamaan, dan gotong royong dengan pemerintah dalam mengatasi pandemik covid-19 ini,"
Seperti kita ketahui pemerintah dan DPRD telah menyepakati RP. 19.555.105.215, - untuk penangana Covid 19 di kota Tomohon kiranya ini bisaa dimaksimalkan untuk masyarakat kota Tomohon. (Red)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar