RedaksiManado.Com - Setya Novanto
kembali diterpa prahara. Setelah kasus 'Papa Minta Saham' yang sempat
membuatnya lengser dari kursi Ketua DPR. Kini, namanya disebut
kecipratan duit Rp 547 miliar dari proyek e-KTP yang dibahas antara DPR
dan Kemendagri pada 2010 lalu.
Keterlibatan Novanto di korupsi
e-KTP pun awal mula terungkap ke publik dari dakwaan jaksa KPK. Novanto
diduga kuat yang mengatur proyek senilai Rp 5,9 triliun bersama dua
pejabat Kemendagri yakni Sugiharto dan Irman yang sudah menjadi
terdakwa.
Tidak cuma Novanto yang disebut kecipratan duit haram
itu, melainkan belasan anggota DPR Komisi II dari berbagai fraksi. Namun
Novanto menjadi sorotan, selain diduga pihak yang mengatur, Novanto
memiliki jabatan strategis yakni ketua umum Golkar dan ketua DPR.
Kini
jabatan nyentrik Novanto tengah menjadi pertaruhan. Mulai muncul riak
permintaan agar Novanto mundur dari orang nomor satu di Golkar dan DPR.
Koordinator Masyarakat Anti Korupsi
Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman melaporkan Novanto ke Mahkamah
Kehormatan Dewan (MKD). Novanto dilaporkan karena diduga telah melakukan
kebohongan publik dan melanggar kode etik anggota dewan.
Menurut
Boyamin, pelanggaran kode etik itu terjadi saat Novanto menyatakan
tidak pernah melakukan pertemuan-pertemuan khusus terkait pembahasan
e-KTP. Kedua, kata dia, pernyataan Novanto yang mengaku tidak mengenal
dua terdakwa kasus dugaan korupsi e-KTP yakni Irman dan Sugiharto.
"Nah
dalam dua hal itu saya punya catatan pertemuan-pertemuan khusus itu
ada, sekitar akhir 2010 awal 2011 di Hotel Grand Mulia pagi-pagi Pak
Novanto ketemu dengan Andi Agustinus terus Irman, Sugiharto kemudian
Diah Anggraeni," kata Boyamin di Komplek Parlemen, Jakarta, Kamis (16/3).
Boyamin
yakin jika pertemuan itu tercatat dalam buku tamu Hotel Grand Mulia.
Bahkan, dia juga merasa yakin KPK memiliki cukup bukti terkait pertemuan
tersebut.
"Dan saya yakin di Hotel Grand Mulia ada catatan itu,
dan saya kira KPK punya catatan itu, saya aja tahu masa KPK enggak
tahu," ujarnya.
Tak sampai itu, Boyamin membeberkan bila Setnov
pernah melakukan pertemuan dengan para terdakwa kasus rasuah e-KTP di
kantor Fraksi Golkar tepatnya di ruangan Novanto. Melihat rentetan
pertemuan itu, Boyamin menegaskan bahwa Novanto berbohong tidak mengenal
Irman dan Sugiharto.
Merujuk pada Pasal 3 ayat 1 yang berbunyi
setiap anggota harus menghindari prilaku tidak pantas atau tidak patut
yang dapat merendahkan citra dan kehormatan DPR dalam gedung DPR maupun
di luar menurut pandangan etika dan norma bermasyarakat, Boyamin pun
melaporkan Novanto ke MKD.
Melalui MKD, Novanto dapat
dilengserkan dari orang nomor satu di DPR. Apalagi, jika laporan
tersebut disertai dengan bukti dan MKD memutuskan Novanto bersalah.
Riak
juga muncul saat DPP Golkar menggelar rapat dengan Dewan Pembina di
kantor DPP Jalan Anggrek Nelly Jakarta. Sejumlah orang melakukan aksi
demonstrasi meminta Novanto mundur.
Di saat petinggi partai
beringin menggelar rapat, sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan diri
sebagai Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi (AMAK) menggelar demonstrasi di
depan pintu masuk DPP Partai Golkar.
Mereka
menuntut agar Setya Novanto mengundurkan diri dari jabatannya sebagai
Ketua DPR dan Ketua Umum Partai Golkar. Tuntutan ini didasari karena
mereka meyakini Setya Novanto terlibat kasus korupsi e-KTP.
"Mendesak
Setya Novanto agar segera mengundurkan diri dari Ketua DPR dan sebagai
Ketua Umum Partai Golkar supaya bertanggungjawab terkait dugaan korupsi
dana e-KTP," kata Koordinator Aksi Ayaturrahman dalam orasinya.
"Karena Setya Novanto terindikasi kuat terlibat bersamaan dalam penggelapan dana e-KTP sesuai surat dakwaan KPK," sambungnya.
Dalam
aksi tersebut, mereka juga meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
bekerja secara profesional dalam menangani kasus e-KTP. Aksi tersebut
hanya diikuti oleh sekitar 20 orang. Kepolisian terlihat menjaga mereka
selama menggelar demonstrasi. [Alen]
Home
»
berita utama
»
Nusantara
» Setelah Papa Minta Saham, Sekarang e-KTP, Posisi Setya Novanto Mulai Digoyang
Kategori: berita utama Nusantara
Penulis: Redaksi Manado 2017
RedaksiManado.Com : Situs Media Online yang menyajikan berita secara umum baik Internasional, Nasional dan Khususnya di Sulawesi Utara
DPRD Tomohon
KPU
Penetapan Hasil Pilkada
FansPage
Entri yang Diunggulkan
Iklan KPU
Debat Publik Kedua
kunjungan 30 hari terakhir
Popular Posts
-
Tomohon ,Redaksimanado.com~Team Buser Sat Reserse Polres Tomohon berhasil menangkap terduga pelaku penikaman terhadap Powel Rampengan yang t...
-
Manado ,Redaksimanado.com~Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara (Sulut), Voucke Lontaan menegaskan, Terry Wagiu adalah Ket...
-
TOMOHON, RMC – Tim Anti Bandit Polres Tomohon atau yang lebih dikenal dengan Tim Totosik yang di pimpin oleh Aipda Yanny Watung mengamankan...
-
Tomohon ,RedaksiManado.Com~Pemrintah Kota Tomohon dalam mengawali kerja setelah usai cuti b ersama Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah, mengge...
-
Tomohon ,RedaksiManado.Com~Walikota Tomohon Caroll J.A. Senduk, SH mengikuti rapat persiapan pelaksanaan Tomohon Internasional Flower Festi...
-
Tomohon ,RedaksiManado.Com~ Walikota Tomohon Caroll J.A. Senduk, SH, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintah Kota Tomohon pada Selasa (...
-
Tomohon ,Redaksimanado.com~Nyawa manusia seakan tak berharga lagi. Dengan mudahnya dua terduga pelaku, pada Senin (15/7/24) Subuh mencabut n...
-
Tomohon ,Redaksimanado.com~Para pelaku judi Toto gelap( togel) di Kabupaten Minahasa seakan tak kunjung jera. Setelah pada November lalu ole...
-
Manado ,Redaksimanado.com~Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut) menerima kunjungan 151 Perwira Siswa (Pasis) peserta kuliah kerja/s...
-
Tomohon ,Redaksimanado.com~Ir.Miky Junita Linda Wenur, MAP (MJLW), yang akan dimajukan Partai Golkar pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) ...

Arsip Blog
-
▼
2017
(5717)
-
▼
Maret
(742)
-
▼
Mar 18
(23)
- Tabrakan di Ring Road, Satu Meninggal Dunia
- JWS - Ivansa Buat Perubahan Terlihat di Minahasa, ...
- Kartika Devi Tanos : Sulut Mantapkan 3 Zero
- Polisi Amankan Pelaku Cabul Anak Balita Di Renegetan
- Tetty Siap Membantu Masyarakat di Kapoya
- Setelah Papa Minta Saham, Sekarang e-KTP, Posisi S...
- PPNI Gelar Unjuk Rasa di DPR-RI, Tuntut Dijadikan PNS
- Pariwisata Sulut Menjanjikan, Penerbangan dari Kor...
- JWS : KORPRI Berperan Bagi Perubahan di Tanah Mina...
- Gubernur Membuka Kejuaaran Dunia Paragliding
- Oknum Guru Honorer di Tompaso Diduga Cabuli Muridnya
- Tetty Paruntu Hadiri Rapat BPSDM di Kementrian Per...
- Delapan Kandidat Bertarung di Pemilu Presiden Timo...
- 17 Tahun Pernikahan Indrawan Berujung Bunuh Diri L...
- Ingin bertambah tinggi dengan mudah? Konsumsi 9 ma...
- Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK). JWS &...
- PAN resmi dukung Anies-Sandiaga di Pilgub DKI puta...
- Peran Novanto Semakin Jelas Dalam Mega Korupsi e-K...
- Mahasiswa UGM Demo di Tugu Yogya, Minta KPK Usut T...
- Sebar Video Live Bunuh Diri, Siap-siap Diancam UU ITE
- Walikota Bekasi: Lebih Baik Tembak Kepala Saya Dar...
- City Tour alumni Fekon Unsrat Angkatan 1984,1985 d...
- Bangkok Jadi Tuan Rumah Piala Thomas dan Uber 2018
-
▼
Mar 18
(23)
-
▼
Maret
(742)
- ► 2018 (3209)
- ► 2019 (2015)
- ► 2020 (1629)
- ► 2021 (365)
- ► 2022 (468)
- ► 2023 (147)
Recent Comments
Kategori
- Advertorial
- Agama
- Baku Kanal
- Bawaslu Tomohon
- berita utama
- Bitung
- Bolmong Raya
- Bupati Minahasa
- Hiburan
- hukrim
- Hukrim Tomohon
- iklan
- Internasional
- International
- Kesehatan
- Kota Manado
- KPU
- KPU Tomohon
- Kuliner
- Legislatif
- legislatif tomohon
- Minahasa
- Minahasa raya
- minsel
- Minut
- Mitra
- Nusa Utara
- Nusantara
- Olahraga
- Pariwisata
- Pemprov Sulut
- pen
- Pendidikan
- Peristiwa
- Persatuan Wartawan Indonesia
- Pilkada
- pilkada politikpemerintahan
- Pilkada Tomohon
- Politik Pemerintahan
- politikpemerintahan
- Polri
- Profil
- Provinsi Sulut
- raya
- ROR RD
- Sangihe
- Sulawesi Utara
- Sulut
- tech
- Tokoh
- Tokoh Peduli Pers
- Tomohon
- tomohon Minahasa
- Wakil Bupati Minahasa